Miniseri Handbook bag 2
5. PENGENDALIAN PROSES
Bila terjadi kesalahan (ada claim) yang harus kita lakukan adalah:
a) Perbaikan segera untuk mengurangi akibat (IMMEDIATE REMEDY..”IR”). Pikirkan tindakan pemulihan agar kesalahan tidak membawa akibat jelek atau berlarut-larut.
b) Pencegahan terulangnya kembali untuk mengatasi sebab (PREVENTION AGAINST THE RECURRENCES…”PAR”). Cari analisa penyebab kesalahan,ambil tindakan pencegahan agar kesalahan tidak terulang.
Mengapa dilakukan pengendalian proses dan tidak cukup dengan inspeksi?
a) Perbaikan segera untuk mengurangi akibat (IMMEDIATE REMEDY..”IR”). Pikirkan tindakan pemulihan agar kesalahan tidak membawa akibat jelek atau berlarut-larut.
b) Pencegahan terulangnya kembali untuk mengatasi sebab (PREVENTION AGAINST THE RECURRENCES…”PAR”). Cari analisa penyebab kesalahan,ambil tindakan pencegahan agar kesalahan tidak terulang.
Mengapa dilakukan pengendalian proses dan tidak cukup dengan inspeksi?
Inspeksi : Memisahkan barang/service yang baik dari yang tidak baik. Dengan inspeksi jumlah barang/service yang baik tidak bertambah.
Pengendalian Proses : Mengendalikan proses agar hasil selalu baik. Dengan pengendalian proses kesalahan dikurangi yang berarti hasil bertambah.
Pengendalian Proses : Mengendalikan proses agar hasil selalu baik. Dengan pengendalian proses kesalahan dikurangi yang berarti hasil bertambah.
6. SIKLUS DEMING (PDCA CYCLE)
Rencana
Didalam rencana haruslah jelas hals sebagai berikut :
a) Mengapa rencana diperlukan “WHY”
b) Apa tujuannya (sasarannya) “WHAT”
c) Dimana dilaksanakan “WHERE”
d) Kapan pelaksanaannya “WHEN”
e) Siapa yang melaksanakan “WHO”
f) Bagaimana dilaksanakan “HOW”
Istilah diatas dikenal dengan prinsip 5W+1H
Lakukan
Lakukan sesuai dengan rencana dan kumpulkan hasil pelaksanaannya.
Dalam pelaksanaan penanggulangan ada 2 hal yang penting yaitu :
a) Penanggulangan akibat (perbaikan segera/”immediate remedy”)
b) Penanggulangan penyebab (pencegahan terulangnya kembali
/”prevention against the reccurence”)
Teliti
Bandingkanlah dengan kondisi semula dan sasaran yang akan dicapai
Tindakan
Pada tahap “tindakan” ada 2 hal penting yaitu :
1. Tetapkan sebagai standar apa yang sudah baik hingga dapat
Teliti
Bandingkanlah dengan kondisi semula dan sasaran yang akan dicapai
Tindakan
Pada tahap “tindakan” ada 2 hal penting yaitu :
1. Tetapkan sebagai standar apa yang sudah baik hingga dapat
dipertahankan terus
2. Buat rencana untuk menyelesaikan problema yang ada
2. Buat rencana untuk menyelesaikan problema yang ada
Kegiatan perbaikan dilakukan dengan membuat rencana terlebih dulu untuk mengatasi kekurangan/kesalahan/perkembangan yang ada.
Hals yang sudah diperbaiki kemudian dibuat sebagai standar agar kondisi yang sudah dicapai dapat dipelihara/dipertahankan. Bila standar yang ada selalu tidak dapat dicapai, teliti apakah ada kesalahan didalam pembuatan standar.
Hals yang sudah diperbaiki kemudian dibuat sebagai standar agar kondisi yang sudah dicapai dapat dipelihara/dipertahankan. Bila standar yang ada selalu tidak dapat dicapai, teliti apakah ada kesalahan didalam pembuatan standar.
7. RESPEK KEMANUSIAAN
Konsep dan teknik pengendalian kualitas haruslah dipahami terlebih dulu
dan setelah itu mulailah dengan penerapan.
Penerapan pada tugas sehari-hari merupakan langkah yang pertama. Akan
Penerapan pada tugas sehari-hari merupakan langkah yang pertama. Akan
didapat hasil yang lebih baik, bila problem yang terjadi dianalisa dan
diatasi bersama oleh mereka yang terlibat dalam unit kerjanya dengan
menggunakan teknik pengendalian kualitas, dibanding bila masing-masing
mengatasi dengan caranya sendiri-sendiri.
Kelompok inilah yang disebut dengan kelompok pengendalian kualitas atau
Kelompok inilah yang disebut dengan kelompok pengendalian kualitas atau
“Quality Control Circle”
a) QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) adalah :
-Kelompok kecil yang melaksanakan kegiatan pengendalian kualitas
didalam unit kerja yang sama.
-Kelompok kecil ini, dengan seluruh anggota ikut berperan serta
-Berkesinambungan melakukan kegiatan pengendalian dan perbaikan
-Kelompok kecil ini, dengan seluruh anggota ikut berperan serta
-Berkesinambungan melakukan kegiatan pengendalian dan perbaikan
didalam unit kerjanya
-Merupakan bagian dari kegiatan pengendalian kualitas terpadu didalam
-Merupakan bagian dari kegiatan pengendalian kualitas terpadu didalam
perusahaan
-Berkembang sendiri dan saling membantu
-Menggunakan teknik pengendalian kualitas
-Berkembang sendiri dan saling membantu
-Menggunakan teknik pengendalian kualitas
b) BAGAIMANA KEGIATAN QCC DIPROMOSIKAN
b.1) Memahami kegiatan QCC
-belajar dari bacaan atau atasan
b.2) Organisasi
-anggota kelompok sebaiknya dari unit kerja yang sama
-pilih pimpinan kelompok
-batasi anggota, maksimum 10 orang
b.3) Pertemuan kelompok,
-waktu dipilih agar baik untuk semua anggota dan diadakan secara
berkala
-pilih persoalan yang ada dalam pekerjaan sehari-hari dan sedapat
-pilih persoalan yang ada dalam pekerjaan sehari-hari dan sedapat
mungkin yang dirasakan oleh seluruh anggota
-dalam setiap pertemuan semua anggota harus ikut berpikir dan
-dalam setiap pertemuan semua anggota harus ikut berpikir dan
mengemukakan pendapatnya. hasilnya dilaksanakan dalam
pekerjaan sehari-hari
-gunakan teknik pengendalian kualitas (QC) secara sederhana untuk
-gunakan teknik pengendalian kualitas (QC) secara sederhana untuk
perbaikan
-buat ringkasan singkat dari pertemuan dan hasilnya (****)
-buat ringkasan singkat dari pertemuan dan hasilnya (****)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar