Milik Siapa?
“Melayani dengan Hati, Menuju yang
Terbaik” adalah sebuah tagline dari iklan Bank
Mandiri yang saya ambil sebagai contoh.
Bagi saya brand is everything.
Salah besar kalau menganggap brand hanyalah sebuah nama atau sangat keliru
kalau menganggap brand adalah sebuah logo atau symbol belaka. Brand is
everything dan merupakan indikator utama value, posisi dan kwalitas
sebuah produk atau perusahaan di hadapan pelanggannya. Disamping itu ekuitas
merek merupakan nilai terpenting bagi pemasar karena mewakili perusahaan untuk
menjelaskan bahwa produk mereka adalah yang terbaik.
Apa yang ada dikepala kita tentang
merk-merk berikut :
Lain lagi dengan Cocacola, merk
international yang satu ini selalu memberikan value semangat dan keceriaan, hal
ini secara konsisten mereka kampanyekan dari awal pendirian sampai sekarang.
Bukti nyatanya bisa kita lihat hampir semua aktivitas yang dilakukan Coca cola
selalu berhubungan dengan aktivitas olah raga dan moment-moment kebahagiaan.
Sementara itu The Body Shop
menawarkan values yang ramah lingkungan dan selalu membela hak asasi
manusia. Banyak kisah tentang bagaimana sang pendiri Body Shop bertualang ke
berbagai belahan dunia, mengunjungi negara-negara berkembang untuk
mencari bahan kosmetik sekaligus menolong petani-petani di benua Afrika.
Brand sebenarnya
adalah karakter dari suatu produk yang merupakan ciri khas produk yang mengakar
sehingga diingat oleh konsumen. Karakter memberikan suatu konsistensi,
integritas dan energi. Sehingga jika karakter suatu produk cukup kuat dimata
konsumen maka hal ini bisa cepat menarik konsumen untuk membeli dan loyal
terhadap produk tersebut.
Pertanyaannya
kemudian bagaimana caranya membangun sebuah brand menjadi brand yang hebat. Salah besar jika kita menganggap bahwa merek
hanya dibangun melalui iklan-iklan di media karena sebenarnya merek terbangun
melalui semua langkah yang dilakukan oleh perusahaan terhadap produknya.
Hermawan
Kartajaya pernah mengatakan bahwa cara yang paling baik dalam membangun brand adalah dengan membentuk bisnis
yang dicintai customer, karyawan, investor dan masyarakat. Kenapa? Karena hal
tersebut terkait langsung dengan karakter dan reputasi.
Bagi
customer, reputasi yang baik akan menentukan keputusan membeli dan loyalitas.
Bagi karyawan, nama baik akan memicu mereka untuk loyal dan berkomitmen.
Reputasi juga bisa mengundang investor untuk menanamkan modalnya. Selain itu,
nama baik juga akan menarik media untuk terus mengikuti perkembangan.
Tanggung
jawab membangun brand bukan hanya menjadi
tanggung jawab pihak manajemen, namun sudah menjadi tanggung jawab kita
bersama. Kerja sama dengan pihak lain misalnya konsultan untuk menggarap blue
print merek agar nilai brand
meningkat bisa saja dilakukan.
Banyak hal yang bisa dilakukan dalam
mendukung brand enhancement diantaranya menyediakan seragam untuk para front
liner dan memberikan training berperilaku dengan cara yang etis (manner &
ethic) dalam rangka membangun Strong
Retail Image atau dengan melakukan penerapan standarisasi untuk outlet
maupun standard exhibition tools. Proses penanganan complain dapat berlangsung
secara cepat sesuai SLA atau waktu yang dijanjikan kepada customer dan terus
menjalin komunikasi yang baik dengan beberapa media disekitarnya.
Hal terpenting lainnya adalah mampu
melakukan komunikasi yang baik dengan calon customer atau customer terkait
dengan value dan ciri khas karakter yang dapat diberikan kepada customer. Tidak
hanya memberikan functional benefit tapi juga emotional benefit menjadikan customer merasa bangga. ****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar