Situs ini dibuat sekedar untuk berbagi pengalaman dalam masalah administrasi yang diperoleh selama di tempat kerja.

Senin, 30 Juli 2012

BRAND ENHANCEMENT

  Milik Siapa?


“Melayani dengan Hati, Menuju yang Terbaik”  adalah sebuah tagline dari iklan Bank Mandiri yang saya ambil sebagai contoh.

Bagi saya brand is everything. Salah besar kalau menganggap brand hanyalah sebuah nama atau sangat keliru kalau menganggap brand adalah sebuah logo atau symbol belaka.  Brand is everything dan merupakan indikator utama value, posisi dan kwalitas sebuah produk atau perusahaan di hadapan pelanggannya. Disamping itu ekuitas merek merupakan nilai terpenting bagi pemasar karena mewakili perusahaan untuk menjelaskan bahwa produk mereka adalah yang terbaik.


Apa yang ada dikepala kita tentang merk-merk berikut : 

Ambil contoh misalnya Harley Davidson.  Harley Davidson bukan hanya sekedar motor gede, lebih dari itu Harley Davidson merupakan cermin "kebebasan Amerika". Kebebasan inilah yang menjadi pengikat seluruh penunggang Harley Davidson yang sangat loyal.   Spirit ini tidak hanya dirasakan oleh pengguna Harley Davidson  tapi juga hampir seluruh masyarakat Amerika Serikat.bahkan dunia sekalipun, sehingga banyak orang yang rela mentato lengan atau bahkan badannya dengan logo Harley Davidson (HD).   
Lain lagi dengan Cocacola, merk international yang satu ini selalu memberikan value semangat dan keceriaan, hal ini secara konsisten mereka kampanyekan dari awal pendirian sampai sekarang. Bukti nyatanya bisa kita lihat hampir semua aktivitas yang dilakukan Coca cola selalu berhubungan dengan aktivitas olah raga dan moment-moment kebahagiaan.

Sementara itu The Body Shop menawarkan values yang ramah lingkungan dan selalu membela hak asasi manusia. Banyak kisah tentang bagaimana sang pendiri Body Shop bertualang ke berbagai belahan dunia,  mengunjungi negara-negara berkembang untuk mencari bahan kosmetik sekaligus menolong petani-petani di benua Afrika.

Brand sebenarnya adalah karakter dari suatu produk yang merupakan ciri khas produk yang mengakar sehingga diingat oleh konsumen.  Karakter memberikan suatu konsistensi, integritas dan energi. Sehingga jika karakter suatu produk cukup kuat dimata konsumen maka hal ini bisa cepat menarik konsumen untuk membeli dan loyal terhadap produk tersebut. 

Pertanyaannya kemudian bagaimana caranya membangun sebuah brand menjadi brand yang hebat. Salah besar jika kita menganggap bahwa merek hanya dibangun melalui iklan-iklan di media karena sebenarnya merek terbangun melalui semua langkah yang dilakukan oleh perusahaan terhadap produknya.

Hermawan Kartajaya pernah mengatakan bahwa cara yang paling baik dalam membangun brand adalah dengan membentuk bisnis yang dicintai customer, karyawan, investor dan masyarakat. Kenapa? Karena hal tersebut terkait langsung dengan karakter dan reputasi. 
Bagi customer, reputasi yang baik akan menentukan keputusan membeli dan loyalitas. Bagi karyawan, nama baik akan memicu mereka untuk loyal dan berkomitmen. Reputasi juga bisa mengundang investor untuk menanamkan modalnya. Selain itu, nama baik juga akan menarik media untuk terus mengikuti perkembangan.

Tanggung jawab membangun brand bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak manajemen, namun sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. Kerja sama dengan pihak lain misalnya konsultan untuk menggarap blue print merek agar nilai brand meningkat bisa saja dilakukan.
Banyak hal yang bisa dilakukan dalam mendukung brand enhancement diantaranya menyediakan seragam untuk para front liner dan memberikan training berperilaku dengan cara yang etis (manner & ethic) dalam rangka membangun Strong Retail Image atau dengan melakukan penerapan standarisasi untuk outlet maupun standard exhibition tools. Proses penanganan complain dapat berlangsung secara cepat sesuai SLA atau waktu yang dijanjikan kepada customer dan terus menjalin komunikasi yang baik dengan beberapa media disekitarnya.  

Hal terpenting lainnya adalah mampu melakukan komunikasi yang baik dengan calon customer atau customer terkait dengan value dan ciri khas karakter yang dapat diberikan kepada customer. Tidak hanya memberikan functional benefit tapi juga emotional benefit  menjadikan customer merasa bangga. ****





Tidak ada komentar:

DASAR ANALISA KREDIT

Pada umumnya analisa kredit akan membahas unsur 5C, yaitu character (karakter nasabah, kemauan membayar), capacity (kemampuan membayar ke...